Cuan Produktif dari Side Hustle

Inspirasyl - Sudah lihat google doodle hari ini? Eits, atau malah belum tahu google doodle itu apa? Ssst, coba teman-teman buka tampilan depan google, deh. Hari ini, ya, 16 Januari 2022. Tampak coretan pemandangan indah, ada gunung, matahari dan tentunya anak-anak yang bermain ceria. Ketika diunjuk pointer akan menampilkan tulisan Ulang Tahun ke-96 Sandiah Ibu Kasur.

Ibu Kasur itu adalah seorang yang banyak berjasa bagi anak-anak. Beliau seorang pendidik, pencipta lagu, pemerhati dunia anak, dan masih banyak lagi. Bahkan beliau telah menciptakan lebih dari 150 lagu anak. Wah, bikin takjub, nggak, sih?

Menjadi pilihan google doodle berarti telah meraih hati google. Seseorang atau sesuatu yang dipilih google tertampil di halaman paling depan tentulah sesuatu yang berpengaruh bagi banyak orang. Seseorang atau sesuatu yang memberikan pencerahan dalam disiplin ilmu terterntu.

Mungkin teman-teman sama penasarannya dengan saya tentang nama beliau ini, ya. Bu Kasur. Apakah berhubungan dengan tempat istirahat itu? Oh, ternyata tidak, teman. Kata Kasur diambil dari nama suami beliau, Pak Soerjono yang akrab dipanggil Kak Soer di masa muda beliau. Seperti pada kebanyakan orang yang berkecimpung di dunia kanak, orang lebih sering menyapa dengan "Kak" tanpa memandang penting usia si empunya punya nama.

Istri Pak Kasur tentu disapa Bu Kasur, kan? Nah, inilah cikal bakal nama yang akrab di telinga kita sampai hari ini. Namun, jangan lupa bahwa beliau punya nama lengkap Sandiah.

Bagaimana Bu Kasur dikenal luas masyarakat? Ya, tentu ini adalah jawaban dari kerja keras beliau yang mencintai dunia anak. Kiprah Bu Kasur membuat dunia menyayanginya.

Beliau mendirikan TK Mini di Jakarta. Sst, ternyata TK ini menjadi tempat menuntut ilmu jenjang TK mantan presiden Megawati Soekarnoputri, lo. Wah, mengandung nilai sejarah banget pastinya TK ini, ya. Proses pemberian bekal kehidupan seorang pemimpin Indonesia berasal di sini.

Bu Kasur telah menunjukkan kerja keras yang memberikan buah manis di masa depan. Nah, apakah gerakan yang harus kita lakukan agar dikenal di era digital ini? Bisakah kita ‘punya nama’?

Sesungguhnya bisa asal kita tahan banting pada proses pengasuhan menuju hal itu. Saya pribadi memilih aktivitas blogging untuk menemukan nama saya ada di antara para blogger.


Awal Rekam Jejak

Ulang Tahun ke-96 Sandiah Ibu Kasur.

Teman-teman, ketika menuliskan artikel ini saya akan kembali mengingat masa di mana blog hanya berada pada pengalihan saja, biar dianggap keren juga, sih. Hehehe. Ceritanya pada saat itu saya gencar mengirim karya ke media, sekitar tahun 2015. Nama saya mulai dikenal karena karya saya tayang hampir setiap Minggu di koran. Satu karya yang paling berkesan tentu saja rubrik Nusantara Bertutur di Koran Kompas.

Seperti saya juga sih sebenarnya, ketika ada karya teman yang dimuat di media, maka saya pun mengirimkan pesan pribadi untuk menanyakan cara pemuatan naskah tersebut. Teman-teman dunia maya pun mengirimi saya pesan dengan nada yang hampir senada. Dalam sehari tak terhitung berapa kali saya mengetik yang bahasa berbeda, tetapi isi sama.

Manusiawi muncul lelah, tapi nggak mau juga dianggap penulis pelit. Ya, karena saya sangat-sangat menghindari hal itu. Saya bukan tidak ingin berbagi tapi letih ya mau gimana lagi. Akhirnya, saya pun memutuskan membuat blog. Saya mem-posting cara pengiriman naskah ke media. Ketika ada teman yang tanya tentang bagaimana tip pemuatan naskah, saya tinggal copy paste link aja, kan? Hihihi. Alhamdulillah, saya sangat terbantu. Hal tersebut terus berlangsung selama beberapa tahun ke depan.

Sampai akhirnya pada suatu ketika ada penawaran job di sebuah grup Facebook yang memberikan upah tulisan senilai seratus ribu rupiah untuk dua buah artikel sejumlah masing-masing 500 kata. Pada masa itu saya masih awam dengan istilah backlink dan Google Search Console. Akhirnya, ketika artikel yang saya tulis menurut pengetahuan ‘sok tahu’ saya kala itu mendapat banyak revisi. Namun, alhamdulillah saya mendapat bimbingan dari sang empunya hajat. Setelah melalui revisi yang ke sekian kali, fee saya dibayar. Cuan perdana dari blog ini membuat saya sangat terharu, teman.

Ternyata berpenghasilan dari blog itu nyata dan tidak mengada-ada!

Takjub dengan pendapatan perdana dari blog membuat saya mencari info tentang blog Top Level Domain hingga sampailah di Sahabat Hosting. Saya yang masih cupu banget dipandu mulai dari dasar. Jika saya scroll kembali chat-chat jadul itu, duh, pertanyaan saya sereceh itu ternyata. Hahaha. Di Juni 2020, blog ber-TLD saya pun lahir. Si mungil itu mulai saya bantu pertumbuhannya dengan search ini itu biar nambah vitamin.

Belajar otodidak ternyata bukan jalan saya di dunia perbloggeran, saya butuh komunitas. Sampai akhirnya saya menemukan ODOP. Komunitas One Day One Post yang berlangsung selama 40 hari konsisten menulis di blog membawa si mungil meraih DA 6. Setelah mendapatkan banyak pemahaman saya pun mulai bermimpi membawa blog ini berkiprah lebih jauh, ikut lomba, misalnya.

Tapi, apa bisa blog sesederhana ini ikut lomba? Saya kembali menghubungi owner Sahabat Hosting dan akhirnya memutuskan untuk beli template premium blogger. Saya pun sangat senang ketika mendapat bantuan pada pemasangan template tersebut. Sebagai sang pemula yang masih ‘nol besar’, pendampingan yang dilakukan pihak Sahabat Hosting sangat berkesan hingga saat ini.

Gandeng Sahabat Hosting di Kelas Blog Dasar PCW


Beberapa waktu yang lalu saya dan komunitas Perkasa Creative Writing, sebuah komunitas menulis di mana saya menjadi salah seorang PJ, mengadakan kelas blog dasar. Di April 2021 lalu, selaku PJ, saya mencari mentor untuk kelas. Namun di Oktober 2021 saya beranikan diri naik kelas. Kalau kata Bu Ketu, ketua Komunitas IIDN, bertumbuhlah bersama blog, maka saya pun mau tumbuh untuk itu. Saya mengajukan diri menjadi mentor. Alhamdulillah, owner PCW setuju. Kurang lebih 20 peserta kelas membuat saya dan PCW sangat bersyukur. Apalagi antusias yang luar biasa. Goal dari kelas adalah para peserta punya blog TLD. Sampai detik tulisan ini dibuat, alhamdulillah kelas blog itu masih padat lalu lintas dengan postingan blog dari alumnus kelas blog dasar PCW.

Sebagai seorang yang jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Sahabat Hosting, ya tanpa ragu saya pun mengarahkan teman-teman blogger PCW untuk menggunakan jasa Sahabat Hosting. Alhamdulillah, pelayanan serupa didapat. Bahkan, beberapa di antara teman blogger tersebut juga membeli template premium blogger. Agak sungkan, ketika ada salah seorang peserta kelas yang mengatakan bahwa tampilan blog saya manis. "Kok bisa gitu sih, Mba Nia?" Iya, dong! Serahin aja sama Sahabat Hosting, jawab saya dibarengi emoticon senyum semringah.

Blogging sebagai Side Hustle


Dalam sebuah webinar berjudul Berkenalan dengan Teknologi Artificial Intelligence bersama Mas Afif.ai beberapa saat yang lalu, ada 4 cara bertahan di era revolusi industri 4.0, yaitu: technical thinking, collaboration, community and expand reach. Tanpa keempat skill ini keberadaan manusia akan sangat mudah digantikan mesin. Sebab, kerja mesin mengikuti sesuatu yang dikerjakan secara berulang. Mesin itu enggak kreatif. Karena itu kita, selaku manusia, hendaklah berlaku sebaliknya, kan?

Jika pertanyaan apakah blogger dan aktivitas blogging-nya akan berumur panjang? Berdasarkan fakta, menjadi blogger diperlukan daya kreativitas tinggi untuk meramu kata agar lebih bermakna. Setiap tulisan membuat blogger bertumbuh dengan memanfaatkan daya kreativitasnya. Berarti, ada masa depan cerah, ya, kan?

Sebagai seorang yang terus berusaha belajar ngeblog, pencapaian apakah yang sudah saya dapatkan? Tepatkah menjadikan blogging sebagai side hustle? Masing-masing blogger punya jawaban untuk ini. Namun, jika saya pribadi boleh menyatakan, alhamdulillah jelang 10 juta pertama dari blog sudah saya dapatkan di tahun lalu. Itu berasal dari hadiah menang lomba dan fee job. Masih banyak impian yang ingin saya rekam di sini. Apa yang saya tuliskan semoga memberikan insight, ya.

Sahabat Hosting menemani perjalanan ngeblog saya sejak awal sampai kini dengan kualitas teruji. Masih banyak jejak yang ingin saya rekam bersama Sahabat Hosting. Ohya, jika teman-teman pakai platform wordpress, bisa beli Hosting Murah di Sahabat Hosting juga, ya. Serahin aja kebutuhan ngeblog dan buat website ke Sahabat Hosting. 

Aktivitas Blogging dan Manfaat Internetnya Indonesia


Emang tak bisa dielakkan dengan mudahnya akses blogging sekarang ini. Tidak hanya melalui perantara laptop. Via gawai dalam genggaman juga tak kalah mudah. Oleh sebab itu manfaat internet sangat berperan. Syukurlah, kekuatan IndiHome milik Telkom Indonesia sangat bisa diandalkan saat ini. 

Ngeblog bersama IndiHome ternyata bisa seasyik ini. Yuk, semangat raup cuan meskipun di rumah pakai dasteran! (*)

#CreativeandCulture
Karunia Sylviany Sambas
Karunia Sylviany Sambas Saya adalah seorang tenaga kesehatan yang suka menulis, membaca dan mempelajari hal-hal baru. Alamat surel: karuniasylvianysambas@gmail.com

Posting Komentar untuk "Cuan Produktif dari Side Hustle"