Mengenal 12 Nama Bulan Hijriyah beserta Makna dan Sejarahnya

Kalender Hijriyah adalah sistem penanggalan yang digunakan umat Islam secara resmi untuk menentukan waktu ibadah dan hari-hari peringatan keagamaan, seperti awal Ramadan, hari raya Idul Fitri dan hari raya Idul Adha. Sama seperti penanggalan Masehi, dalam sistem penanggalan Hijriyah juga terdapat 12 nama bulan Hijriyah.

12 Nama Bulan Hijriyah

Nama Bulan Hijriyah


Jumlah bulan di kalender Hijriyah memang sama dengan jumlah bulan pada kalender Masehi. Namun terdapat perbedaan jumlah hari setiap bulannya, sehingga peringatan hari besar Islam kerap kali maju 10-12 hari setiap tahunnya. Hal ini dikarenakan kalender Masehi menggunakan hitungan berdasarkan peredaran matahari.

Sementara itu, kalender Hijriyah menggunakan hitungan berdasarkan peredaran bulan (qamariyah). Sehingga dihasilkan siklus bulan Hijriyah dengan panjang 29 atau 30 hari. Di Indonesia, terdapat dua metode dalam penentuan awal bulan, yakni metode hisab (perhitungan astronomis) dan metode rukyatul hilal (pengamatan langsung bulan muda).

Nama Bulan Hijriyah beserta Makna dan Sejarahnya

Pada masa khalifah Umar, para sahabat kebingungan untuk mencatat peristiwa-peristiwa penting. Mereka awalnya menggunakan penulisan tanggal seperti yang digunakan bangsa asing. Namun kemudian muncul pertanyaan tahun mana yang harus dijadikan titik awal.

Banyak saran datang mengenai tahun mana yang harus dijadikan titik awal. Ada yang menyarankan untuk memulainya pada turunnya wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad SAW. Ada pula yang menyarankan untuk memulai tahun dari meninggalnya Rasulullah.

Setelah pembahasan yang panjang, akhirnya mereka sepakat untuk menggunakan hijrah Nabi Muhammad sebagai titik awal era Islam. Peristiwa hijrah tersebut tidak hanya sebuah perjalanan, tapi memiliki makna spiritual yang mendalam. Makna itu pula yang kemudian tersirat dalam setiap nama bulan di sistem penanggalan Hijriyah, seperti berikut ini.

1. Muharram

Muharram ditetapkan sebagai bulan pertama dalam sistem kalender Hijriyah. Nama bulan ini berasal dari kata “haram” berarti “yang dilarang. Maksudnya adalah bangsa Arab mengharamkan peperangan dan pertumpahan darah di bulan ini. Itu merupakan aturan tidak tertulis yang sudah disepakati dan berlaku sejak lama, bahkan sebelum eranya Islam di Arab.

2. Shafar

Nama bulan Hijriyah yang kedua adalah Shafar, yang berarti “kosong”. Pada bulan ini, bangsa Arab mengosongkan rumah-rumah mereka untuk berangkat ke medan perang, pergi merantau, atau berdagang. Pada bulan ini pernah terjadi peristiwa bersejarah yaitu Perang Abwa yang merupakan perang pertama dalam Islam.

3. Rabiul Awal

Nama Rabiul Awal sebagai bulan ketiga dalam kalender Hijriyah berasal dari kata “rabi’” yang berarti musim semi. Pada bulan tersebut memang merupakan bulannya musim semi. Pada akhirnya, bulan Rabiul Awal juga diperingati sebagai bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW sehingga sering juga disebut bulan Maulud.

4. Rabiul Tsani

Nama bulan Hijriyah ini juga sering disebut Rabiul Akhir yang berasal dari kata yang sama dengan bulan sebelumnya. Musim semi di Arab berlangsung di Rabiul Awal dan Rabiul Tsani. Pada bulan ini, masyarakat Arab zaman dulu juga mulai bertani dan menggembala. Bulan ini bisa dimaknai sebagai momen untuk memperbaiki diri dan menjaga konsistensi ibadah.

5. Jumadil Awal

Setelah selesai musim semi, jazirah Arab memasuki musim panas yang dimulai pada bulan Jumadil Awal ini. Sama seperti nama bulan ini yang berasal dari kata “jamad” yang berarti panas. Kondisi itu menyebabkan bangsa Arab tidak bisa bercocok tanam. Kondisi ini mengajarkan untuk selalu siap dengan kondisi apapun.

6. Jumadil Akhir

Nama bulan Hijriyah selanjutnya adalah Jumadil Akhir atau yang biasa juga disebut Jumadis Tsani. Di bulan ini, kekeringan di daerah Arab masih berlangsung. Bahkan mereka juga mengalami krisis air bersih. Pelajaran yang dapat diambil dari bulan ini adalah terus berusaha dan bersyukur di setiap kondisi.

7. Rajab

Rajab juga termasuk bulan haram bagi bangsa Arab, sama dengan bulan Muharram. Menurut tradisi orang Arab terdahulu, di bulan ini dilarang adanya peperangan. Sedangkan nama Rajab sendiri artinya mulia. Maksudnya, mereka memuliakan orang lain dengan tidak melakukan peperangan. Di bulan ini juga terjadi momen penting yaitu Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW.

8. Sya’ban

Sya’ban berarti kelompok, maksudnya orang Arab pada bulan ini hidup secara berkelompok atau kembali ke suku masing-masing. Biasanya mereka berkelompok lagi untuk berperang. Sedangkan bagi umat Islam, bulan Sya’ban termasuk bulan istimewa karena menjelang bulan Ramadan.

9. Ramadan

Nama bulan Hijiryah yang kesembilan yaitu Ramadan. Ibadah puasa Ramadan sendiri mulai diperintahkan dan diwajibkan pada tahun kedua sejak Nabi Muhammad SAW hijrah. Bulan ini merupakan momen istimewa bagi umat Islam karena pahala beribadah dilipatgandakan. Karenanya, bulan ini harus diisi dengan aktivitas yang mendekatkan diri pada Allah SWT.

10. Syawal

Syawal disebut juga sebagai bulan kemenangan. Bulan ini dapat dijadikan momen refleksi spiritual setelah menjalankan puasa sebulan penuh di bulan Ramadan. Umat Islam memanfaatkan bulan ini sebagai momen silaturahmi, memperbanyak amal dan sedekah, serta melanjutkan semangat beribadah.

11. Dzulqa’dah

Nama bulan Hijriyah yang kesebelas ini menandakan waktunya beristirahat. Masyarakat Arab di masa lampau menghentikan segala konflik di tahun ini karena bulan ini termasuk bulan yang diharamkan untuk melakukan peperangan. Bagi umat Islam, bulan ini bisa menjadi persiapan yang akan menjalankan ibadah haji.

12. Dzulhijjah

Dzulhijjah merupakan bulan berhaji bagi masyarakat Arab. Sebelum Islam datang, orang Arab memang sudah memiliki kebiasaan berhaji dan mengelilingi Ka’bah di bulan ini. Selain berhaji, amalan khusus di bulan ini adalah menyembeli hewan kurban. Ini adalah pelajaran bagi umat Islam untuk menahan hawa nafsu dan berbagi ke sesama.

Nama Bulan Hijriyah

Setiap nama bulan Hijriyah tidak hanya jadi penanda waktu, namun juga memiliki pesan spiritual. Dalam setiap langkah perjalanan spiritual, Kahf hadir untuk mendukung Anda dengan produk perawatan diri yang halal dan terbuat dari bahan natural. Kahf melengkapi kebutuhan perawatan, mulai dari rambut hingga kulit. Bersama Kahf, nikmati perawatan yang aman dan dijamin halal.

Referensi:
  • https://sahabat.pegadaian.co.id/artikel/inspirasi/nama-bulan-hijriah
  • https://www.madaninews.id/15165/sejarah-dan-arti-penamaan-bulan-di-kalender-hijriyah.html
  • https://www.kahfeveryday.com/blog/panduan-lengkap-nama-bulan-islam-dalam-kalender-hijriyah-dan-makna-spiritualitasnya/
  • https://muhammadiyah.or.id/2023/07/sejarah-dan-asal-muasal-penyusunan-kalender-hijriyah/
Lebih lamaTerbaru

Posting Komentar

Bagian dari Komunitas
Emak2Blogger     1minggu1cerita
SEO Moms Community
Blogger Sumatera Utara
Mom Blogger Community Blogger Perempuan
    Mama Daring     BloggerHub Indonesia